Gangguan disritmia ini merupakan gangguan paling umum. Itu terjadi pada orang yang sehat dan berpenyakit jantung.
Filed under: Elektrokardiografi (EKG) | Ditandai: AV, Blok, derajat, Satu | Tinggalkan sebuah Komentar »
Gangguan disritmia ini merupakan gangguan paling umum. Itu terjadi pada orang yang sehat dan berpenyakit jantung.
Filed under: Elektrokardiografi (EKG) | Ditandai: AV, Blok, derajat, Satu | Tinggalkan sebuah Komentar »

|
Kecepatan denyut jantung |
Kencepatan denyut atrial 250 – 350 x/menit; konduksi ventrikel tergantung pada kemampuan AV junction (biasanya 150 – 175 x.menit) |
|
Gelombang P |
Tidak ada; biasanya terlihat pola “gigi gergaji”. |
|
QRS |
Normal |
|
Konduksi |
Umumnya perbandingan konduksi atrial & ventrikel 2:1. |
|
Ritme |
Umumnya regular, tetapi dapat irregular jika AV block bervariasi. |
Atrial Flutter hampir selalu terjadi pada penyakit jantung. Itu sering mengakibatkan gagal jantung kongestif (Congestive Heart Failure).
Pengobatan tergantung pada tingkat hemodinamik yang terganggu.
Filed under: Elektrokardiografi (EKG) | Tinggalkan sebuah Komentar »

| Kecepatan denyut jantung | Kecepatan atrial umumnya normal; kecepatan ventrikel biasaya kurang dari 70 x/menit. Kecepatan atrial selalu lebih cepat dari kecepatan ventrikel. |
| Gelombang P | Normal dengan interval P-P konstan, tetapi tidak diikuti QRS kompleks. |
| QRS | Mungkin normal atau melebar tergantung pada letak pacemaker yang hilang dalam sistem konduksi |
| Konduksi | Aktivitas atrial dan ventrikel tidak berhubungan akibat blok komplit pada impuls atrial ke ventrikel. |
| Ritme | Irregular |
Blok komplit dari impuls atrial terjadi di junction AV, umumnya di berkas His atau percabangan berkas bilateral.
Another pacemaker distal to the block takes over in order to activate the ventricles or ventricular standstill will occur.
Mungkin disebabkan oleh:
Pengobatan modalitas meliputi:
Filed under: Elektrokardiografi (EKG) | Tinggalkan sebuah Komentar »

|
Kecepatan denyut |
Kecepatan denyut atrium biasanya antara 400 – 650x/menit |
|
|
Gelombang P |
Tidak ada; garis dasar bergelumbang. |
|
|
QRS |
Normal |
|
|
Konduksi |
Konduksi AV bervariasi; jika tidak diobati respon ventrikel biasanya cepat. |
|
|
Ritme |
Irregular. (ini merupakan tanda disritmia). |
|
Atrial fibrilasi dapat terjadi paroksismal, tetapi sering menjadi kronik. Itu biasanya dihubungkan dengan COPD, CHF atau penyakit jantung lain.
Pengobatan meliputi :
Filed under: Elektrokardiografi (EKG) | Tinggalkan sebuah Komentar »

| Rate | Tidak ada |
| Gelombang P | Mungkin terlihat. Tetapi tidak ada respon ventrikel |
| QRS | Tidak ada |
| Konduksi | Tidak ada |
| Ritme | Tidak ada |
Asistol terjadi umumnya mengikuti henti atrium, AV Junctional atau ventrikel tachycardia. Henti sementara asistol biasanya tidak signifikan.
Durasi lamanya Asistol pada AMI dan CAD sering fatal.
Intervensi meliputi :
Filed under: Elektrokardiografi (EKG) | Tinggalkan sebuah Komentar »